SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!! SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!! SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!!

FREE!!! Demo Account For 30 Days Click Here!

X




Presiden Trump dan Xi menyetujui gencatan perdagangan selama 90 hari tanpa tarif baru dan negosiasi yang intens. Pasar menguat terhadap dollar AS meski tidak ada kejelasan mengenai rincian perjanjian. Hasil yields AS turun dan pasar khawatir resesi sedang berlangsung. Perdebatan Brexit di Parlemen Inggris dimulai dengan kubu pro-Remain mendapatkan dorongan dari pendapat ECJ bahwa Inggris dapat secara sepihak mencabut Pasal 50. Italia masih membahas mengenai anggaran dan pembicaraan dengan Brussels terus berlanjut.

Dolar AS kembali tertekan setelah KTT Trump-Xi berhasil di tengah tingkat turbulensi yang tinggi. Pemungutan suara Inggris tentang Brexit dan keputusan ECB menjadi sorotan dalam pekan ini. Inilah sorotan untuk seminggu ke depan :

Laporan Pekerjaan Inggris: Selasa, 16:30 WIB. Ketika anggota Parlemen akan bersiap-siap untuk pemungutan suara, data ini bisa menjadi pertimbangan untuk direnungkan dan begitu juga dengan para pelaku pasar yang menunggu pemberitaan ini. Upah tetap sangat penting untuk pound dan juga untuk BOE. Penghasilan rata-rata dipercepat menjadi 3% y / y di bulan September, sebuah perkembangan yang menggembirakan. Tingkat pengangguran mengecewakan dengan peningkatan kecil hingga 4,1% pada bulan itu. Kekurangan lain terlihat dalam Claimant Count Change, atau klaim pengangguran, untuk Oktober yang naik 20.2 ribu, di atas proyeksi. Diperkirakan sekarang akan mendapatkan angka yang lebih baik untuk bulan November.

Pemungutan Inggris Untuk Brexit: Selasa, waktu yang tepat dari pemungutan tidak diketahui pada saat ini. PM Inggris Theresa May mencapai kesepakatan tentang penarikan negara dari Uni Eropa. Dan sekarang, Parlemen akan memiliki “pemungutan suara yang berarti” pada kesepakatan itu. Kesepakatan itu mengakhiri pergerakan bebas orang-orang dan mengamankan hak-hak warga negara tetapi kesepakatan tentang “backstop Irlandia” dikritik oleh banyak orang. Ini memastikan perbatasan terbuka di Emerald Isle tetapi mengikat peraturan Inggris ke UE. Berdasarkan perjanjian itu, Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019, tetapi tetap dalam tahap implementasi sampai setidaknya akhir 2020. Pemerintah kehilangan dukungan dari DUP Irlandia Utara yang bergantung dan banyak anggota pro-Brexit dari Partai Konservatif May menyatakan mereka akan memilih menentang perjanjian itu. Beberapa anggota Partai Buruh oposisi mungkin mendukungnya. Saat ini, tampaknya pemerintah akan gagal untuk meloloskan kesepakatan. Harapannya adalah bahwa Inggris kemudian akan kembali ke Brussels, mencapai beberapa konsesi kecil dan kembali untuk suara kedua. Skenario lain termasuk berlalunya kesepakatan dalam pemungutan suara pertama, dapat memberikan sentimen positif untuk pound. Skenario ketiga adalah kekalahan signifikan bagi pemerintah yang akan mengklarifikasi bahwa tidak ada kesempatan untuk suara kedua. Dalam hal ini, ada peluang dari Brexit no-deal, yang akan sangat merusak pound, pemilihan umum di mana Jeremy Corbyn dapat menjadi PM, referendum kedua, atau pembalikan Brexit. Dalam skenario ini, penuh ketidakpastian dan volatilitas GBP diperkirakan tinggi.

CPI AS: Rabu, 20:30 WIB. Dalam laporan terbaru untuk Oktober, Indeks Harga Konsumen utama naik sebesar 0.3%, dan IHK Inti sebesar 0.2%. Sementara angka bulanan baik-baik saja, tahun ke tahun IHK Inti melambat menjadi 2.1%. Data IHK untuk November akan memberikan masukan segar bagi Fed menjelang keputusan suku bunga.

Keputusan tarif Swiss: Kamis, 15:30 WIB. Swiss National Bank membuat keputusan suku bunga hanya sekali per kuartal. SNB mengejutkan pasar keuangan dengan tiba-tiba menjatuhkan patokan EUR / CHF ke 1.20 kembali pada Januari 2015. Sejak itu, itu meninggalkan Libor Rate tidak berubah pada -0,75% dan berjanji untuk campur tangan dalam perdagangan jika diperlukan. Mengingat tingkat inflasi yang rendah, Gubernur Thomas Jordan dan rekan-rekannya diharapkan untuk meninggalkan suku bunga tidak berubah pada titik ini.

Keputusan suku bunga ECB: Kamis: keputusan jam 19:45 WIB, konferensi pers jam 20:30 WIB. Bank Sentral Eropa akan mengakhiri skema pembelian obligasi pada akhir tahun. Keputusan yang akan datang kemungkinan akan mengkonfirmasi langkah ini. Program QE ECB berjalan pada tingkat bulanan € 15 miliar / bulan dari Oktober. Lembaga yang berbasis di Frankfurt juga berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat rendah hingga musim panas 2019. Namun, angka-angka ekonomi baru-baru ini mengecewakan. Perekonomian Jerman dan Italia mengalami kontraksi di Q3, inflasi inti tidak akan bergerak cepat, dan PMI ke depan terlihat stagnan. Presiden Mario Draghi dapat mengungkapkan beberapa pesimisme dan mungkin mengisyaratkan bahwa ECB akan mendorong kembali kenaikan suku bunga pertama menjelang akhir tahun depan atau bahkan hingga 2020. ECB juga akan menerbitkan perkiraan baru untuk pertumbuhan dan inflasi. Nada Draghi akan sangat penting untuk reaksi euro.

Penjualan Ritel AS: Jumat, 20:30 WIB. Perekonomian AS berpusat pada konsumsi. Pengeluaran meningkat dengan mengesankan 0.8% m / m pada bulan Oktober sementara penjualan inti naik 0.7%. Kami sekarang akan mendapatkan data untuk bulan November, bulan yang mencakup Black Friday. Data juga masuk ke GDP Q4 dan menjelang keputusan Fed yang akan datang lima hari kemudian

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak turun. Jika support 1.26566 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.25930 – 1.25536. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.27596 – 1.28233 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.27202 – 1.26566. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.28233, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.28627 – 1.29263

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish. Jika resistance 1.14718 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.15204 – 1.15505. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.14718, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EURUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.13931 – 1.13444

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak turun. Jika support 0.71769 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.71260 – 0.70946. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.72592 – 0.73101 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.72278 – 0.71769. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.73101, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.73415 – 0.73924

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bullish. Perhatikan area di kisaran 0.68343 – 0.68852 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.69167 – 0.69677. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.68343, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.68028 – 0.67518

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat berpotensi membentuk pola double bottom. Konfirmasi pola ini adalah setelah harga berhasil menembus resistance 112.917. Resistance yang pecah tersebut menjadi indikasi bahwa harga membuka kemungkinan bergerak bullish ke kisaran 113.202 – 113.807. Waspadai jika harga tertahan di area 112.917, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDJPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 112.596 – 112.222

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak turun. Jika support 0.98695 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.98371 – 0.98171. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.99219 – 0.99543 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.99019 – 0.98695. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.99543, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.99743 – 1.00067

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EMAS

Pergerakan Emas pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik. Jika resistance 1250.68 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1258.74 – 1263.73. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1229.57 – 1237.63 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1242.62 – 1250.68. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1229.57, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1224.58 – 1216.52

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia
—————

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.


ANALISA FOREX MINGGUAN : 10 – 14 Desember 2018

Sinyal Forex Jitu 1:04 PM

Presiden Trump dan Xi menyetujui gencatan perdagangan selama 90 hari tanpa tarif baru dan negosiasi yang intens. Pasar menguat terhadap doll...

Saya cukup sering menemui trader yang (merasa) sudah cukup berpengalaman dalam trading forex dan (merasa) bisa meramal pergerakan harga pasar selanjutnya. 100% akurat. Setidaknya itu menurutnya.

Yah, memang jika Anda sudah memiliki “jam trading” yang sudah cukup panjang, katakanlah: 20.000 jam trading, ada kecenderungan Anda akan merasa sudah benar-benar memahami pasar hingga ke inti-intinya.

Izinkan saya menyampaikan bahwa perasaan seperti itu, setidaknya dari pengalaman saya, seringkali justru menimbulkan malapetaka. Hati-hati, jangan sampai Anda dihinggapi “sindrom dewa trading”.

OK, saya mengakui bahwa istilah barusan memang hanya rekaan saya. Bahkan baru terpikir ketika saya menulis artikel ini. Yang saya maksud dengan “sindrom dewa trading” adalah ketika seorang trader merasa, bahkan meyakini, bahwa ia tidak akan mungkin salah memprediksi pergerakan pasar. Ia yakin bahwa ia pasti akan selalu benar. Ia tidak akan mengakui bahwa ia salah melakukan prediksi. Ia akan sebisa mungkin menyalahkan semua hal, kecuali dirinya.

Sebenarnya ini adalah dampak dari terlalu tingginya tingkat kepercayaan diri si trader. Bahasa kerennya: overconfident. Percaya diri itu harus, tetapi terlalu percaya diri, wah, bahaya!

Pada kenyataannya, tidak ada – ulangi: tidak ada – satu pun orang di luar sana, bisa memprediksi pergerakan harga 100% akurat. Selalu ada waktu ketika pasar tidak bergerak sesuai dengan keinginan Anda.

Tapi jangan salah sangka. “Sindrom dewa trader” ini tidak bisa disematkan kepada orang yang terus menerus memperbaiki kemampuan analisanya melalui latihan dan latihan dengan tujuan untuk semakin mengenali perilaku pasar. Itu adalah dua hal yang sama sekali berbeda.

Orang yang senantiasa memperbaiki kemampuannya harus senantiasa sadar poin penting dari analisa, yaitu analisa bisa saja meleset. Dengan demikian, meningkatkan kemampuan mengantisipasi resiko dan mengatur modal merupakan bagian penting dari proses belajar dan berlatih itu.  Tujuan yang ingin diraih dari proses peningkatan kemampuan ini adalah kemampuan menerima kerugian bila terjadi, mengakui kesalahan, mengevaluasi strategi trading dan membuat perbaikan yang dianggap perlu.

Ini benar-benar berbeda dengan sikap pengidap “sindrom dewa trader” yang saya sebutkan tadi. Sang “dewa trader” tidak akan pernah melakukan evaluasi karena ia selalu beranggapan, “Gue nggak salah!”

Bagaimana menghindarinya?

Daripada meramal pasar, mari mulai belajar untuk menentukan “bias”, yang bisa kita artikan sebagai “kecenderungan”. Di mana bedanya?

Yang saya maksud dengan “meramal pasar” adalah ketika kita membuat prediksi yang hasilnya dianggap pasti akan terjadi. Contohnya, “Sell GBPUSD sekarang, TP di 1.xxxxx.” Selesai. Tidak ada antisipasi jika seandainya GBPUSD justru naik. Ya, karena si “dewa trader” merasa tidak mungkin prediksinya salah.

Sementara itu “bias” bersifat lebih fleksibel karena terbuka pada kemungkinan perubahan arah pasar.

Contohnya adalah seperti yang biasa Anda dapatkan dalam analisa harian kami, di mana kami selalu menyertakan antisipasi jika seandainya pasar bergerak berlawanan dengan bias yang kami lihat. Jika kami melihat bias untuk GBPUSD hari ini adalah bearish, misalnya, kami selalu menyertakan “exit strategy” jika seandainya GBPUSD justru bergerak naik. Dengan demikian, trader yang mempergunakan analisa berbasis bias akan selalu siap dengan teknik manajemen resiko seandainya pasar bergerak berlawanan dengan analisa yang dibuat.

Ingatlah selalu bahwa pasar memiliki kehendaknya sendiri dan kita tidak bisa mengaturnya. Kita harus mulai belajar untuk membuka dan menutup transaksi berdasarkan apa yang kita lihat, bukan berdasarkan apa yang kita pikir akan terjadi. Itulah yang membedakan analis dengan peramal.

Jadi, mulailah menganalisa. Hentikan kebiasaan “meramal”.


Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.


Perlukah Kita Meramal Pergerakan Pasar Forex?

Sinyal Forex Jitu 11:49 AM

Saya cukup sering menemui trader yang (merasa) sudah cukup berpengalaman dalam trading forex dan (merasa) bisa meramal pergerakan harga pas...

Dolar AS mengakhiri bulan November dengan pergerakan beragam. Apa berikutnya? Minggu pertama bulan terakhir tahun ini menampilkan Payroll Non-Farm yang sangat penting, penumpukan penuh, dan banyak lagi. Reaksi dari puncak Trump-Xi yang sukses. Inilah sorotan untuk minggu depan.

KTT Uni Eropa menyetujui kesepakatan Brexit seperti yang diharapkan tetapi ada ketidakpastian yang berkembang jika pemerintah Inggris dapat mengesahkan kesepakatan di parlemen. Tanda-tanda kompromi dari Italia mendukung euro. Presiden AS Trump dan mitranya dari Cina Xi Jinping menyetujui gencatan perdagangan selama 90 hari yang kemungkinan akan menjadi nada positif bagi pembukaan perdagangan di Asia.

Berikut adalah faktor fundamental yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini:

  1. PMI Manufacturing ISM AS: Senin, 22:00 WIB

Indeks Pembelian Manajer ISM untuk sektor manufaktur turun menjadi 57,7 poin pada bulan Oktober. Namun demikian, skor menunjukkan pertumbuhan yang kuat di sektor kecil, namun signifikan. Selain berfungsi sebagai alat pengukur ke depan untuk sektor ini, publikasi juga memberikan petunjuk ke laporan Non-Farm Payrolls hari Jumat. 57,5 diharapkan untuk saat ini.

  1. Keputusan tingkat suku Australia: Selasa, 10.30 WIB

Reserve Bank of Australia membiarkan suku bunga tidak berubah pada 1,50% selama lebih dari dua tahun, dan keputusan ini tidak akan berbeda. Gubernur Phillip Lowe dan rekan-rekannya telah mengisyaratkan bahwa langkah selanjutnya akan lebih cenderung ke atas, tetapi peningkatannya tidak akan terjadi. Komentar tentang peningkatan pasar tenaga kerja, dan perdagangan internasional akan menjadi perhatian tinggi. Para bankir sentral kemungkinan akan memiliki data GDP sebelum mereka, jadi referensi apa pun untuk pertumbuhan dapat berfungsi sebagai petunjuk.

  1. GDP Australia: Rabu, 07:30 WIB

Perekonomian Australia menikmati klip pertumbuhan yang cepat di Q2: 0,9% q / q. Ini sejalan dengan tingkat ekspansi ekonomi yang sehat lainnya. Ini juga memberikan wawasan tentang pertumbuhan Cina dan global. Laju pertumbuhan yang lebih lambat kemungkinan untuk Q3. Peningkatan 0,6% q / q diproyeksikan.

  1. UK Services PMI: Rabu, 16:30 WIB

Angka PMI Markit yang ketiga dan terakhir adalah untuk sektor terbesar dan cenderung menjadi penggerak pasar yang signifikan untuk pound. Skor berdiri di 52,2 poin pada bulan Oktober, tingkat yang mewakili pertumbuhan rendah. Publikasi mendatang untuk November mungkin lebih rendah mengingat tingginya tingkat ketidakpastian di sekitar Brexit. 59,2 diproyeksikan. 52,5 diharapkan.

  1. Pidato Jerome Powell : Rabu, pernyataan dirilis pada 20:15 WIB, kesaksian dimulai setelah pukul 22:00 WIB

Ketua Fed Powell pergi ke Capitol Hill dan akan memberikan kesaksian tentang ekonomi dan kebijakan moneter. Setelah komentarnya yang baru-baru ini dipahami, setiap kata tentang suku bunga akan diawasi dengan ketat. Bank sentral berada di jalur untuk menaikkan suku pada akhir bulan ini tetapi langkah selanjutnya tidak jelas. FOMC dot-plot menyiratkan tiga kenaikan pada 2019 tetapi pasar menetapkan harga lebih murah.

  1. US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu, 20:15 WIB

Pengolahan Data Otomatis melaporkan peningkatan 227K pekerjaan sektor swasta di AS pada bulan Oktober, di atas rata-rata. Publikasi memindahkan pasar sendiri dan juga membentuk ekspektasi untuk NFP hari Jumat. Penting untuk dicatat bahwa dua laporan tidak selalu berkorelasi dengan baik, setidaknya sebelum revisi. 196K diproyeksikan.

  1. Keputusan Suku Bunga Kanada: Rabu, 22:00 WIB

Bank of Canada menaikkan suku bunga menjadi 1,75% pada bulan Oktober dan juga menyampaikan pesan hawkish. Penilaian optimis dari Dewan Komisaris tidak sepenuhnya tercermin dalam harga karena jatuhnya harga minyak. Gubernur Stephen Poloz dan rekan-rekannya bersiap untuk tidak mengubah suku bunga di acara ini. Namun, lembaga yang berbasis di Ottawa kemungkinan akan mempertahankan bias hawkish dan membiarkan pintu terbuka lebar untuk peningkatan.

  1. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu, 22:00 WIB

Laporan ISM untuk sektor jasa tetap tinggi pada bulan Oktober, sebesar 60,3 poin, menunjukkan pertumbuhan yang kuat. November mungkin telah melihat slide karena ketidakpastian yang berkembang. Juga di sini, nomor itu juga berfungsi sebagai petunjuk, petunjuk terakhir, menjelang NFP. 59.2 ada di kartu.

  1. US Non-Farm Payrolls: Jumat, 20:30 WIB

Dijuluki “raja indikator”, laporan pekerjaan Amerika memberikan masukan yang signifikan menjelang keputusan Fed terakhir tahun ini. Laporan untuk Oktober cukup optimis, dengan kenaikan posisi 250K dan upah tahun ke tahun akhirnya mencapai 3%, mencapai 3,1%. Bulan ke bulan, gaji naik 0,2%. Tingkat pengangguran berada pada titik terendah 3,7%. Laporan untuk bulan November mungkin menunjukkan peningkatan pekerjaan yang lebih moderat. Laporan untuk November diproyeksikan menunjukkan peningkatan posisi 200K dan kenaikan 0,3% dalam upah bulanan. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah pada 3,7%.

  1. Data Pekerjaan Kanada: Jumat, 20:30 WIB

Pasar kerja Kanada baik-baik saja. Kembali pada bulan Oktober, tingkat pengangguran turun menjadi 5,8% dan posisi 11,2 ribu diperoleh. Bulan-bulan sebelum Oktober melihat volatilitas tinggi. Terlepas dari nomor judul, penting untuk dicatat komposisi perubahan pekerjaan: penuh waktu dan paruh waktu, serta perubahan upah yang memiliki dampak yang berkembang pada loonie.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan potensi harga terkoreksi . Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan 1.28025 – 1.28502 dengan potensi target hingga kisaran 1.27734 – 1.27253. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.28502 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat GBPUSD ke kisaran 1.2797 – 1.29274.

=================

EURUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Bias pergerakan EURUSD minggu ini dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga sempat terkoreksi ke area acuan di area 1.13502 – 1.13185. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1.13696 – 1.14016. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 1.14016 pecah karena berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.14333 – 1.14689. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1.13185 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan EURUSD ke kisaran 1.12988 – 1.12671.

==========================

USDCHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi dan mendekati area acuan di area 0.99926– 1.00445. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.99605-0.99087. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.00445 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat USDCHF ke kisaran 1.00766– 1.01284.

====================

USDJPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Bias pergerakan USDJPY minggu ini dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan potensi harga terkoreksi. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan 113.510 – 113.185 dengan potensi target hingga kisaran 113.708 – 114.035. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 113.185 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan USDJPY ke kisaran 112.984 – 112.660.

=========================

AUDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga ada gap up. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan 0.73071 – 0.72658 dengan potensi target hingga kisaran 0.73326 – 0.73739. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 0.73739 tembus karena berpotensi mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.74152 – 0.74613. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.72658 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan AUDUSD ke kisaran 0.72403 – 0.71990

==========================

NZDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Bias pergerakan NZDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga berhasil pecah resistance sebelumnya dan saat ini sedang menguji resistance dikisaran 0.69182. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan 0.68868 – 0.68360 dengan potensi target hingga kisaran 0.69182 – 0.69533. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.68360 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan NZDUSD ke kisaran 0.68045 – 0.67851.

==========================

GOLD

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Bias pergerakan emas minggu ini masih dalam tekanan bullish. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy jika nanti terjadi koreksi ke area acuan di kisaran 1221.99 – 1213.14 dengan potensi target hingga kisaran 1230.02. Alternatif lain, penembusan ke atas 1230.02 berpotensi mendorong harga emas naik ke kisaran 1237.99-1242.92. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1213.14 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan harga emas ke kisaran 1209.16 – 1204.23.

==========================

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.



Analisa Forex Mingguan: 3-7 Des 2018

Sinyal Forex Jitu 1:33 PM

Dolar AS mengakhiri bulan November dengan pergerakan beragam. Apa berikutnya? Minggu pertama bulan terakhir tahun ini menampilkan Payroll No...

Pasar saham global dan harga minyak dunia kembali jatuh tajam. Pergerakan tersebut menguntungkan USD dan yen Jepang.

Sementara itu Perdana Menteri Inggris, Theresa May, berhasil kembali menguasai situasi politik Inggris tetapi ia tidak memiliki cukup dukungan dari parlemen untuk mendukung kesepakatan Brexit-nya. Ia harus terlebih dahulu menghadapi para pemimpin Uni Eropa di konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Eropa.

Komisi Eropa kembali menolak rencana anggaran Italia dan hal tersebut menekan euro.

Berikut adalah faktor fundamental yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini:

  1. KTT Uni Eropa terkait Brexit: Minggu (25/11/2018)-Senin (26/11/2018)

Inggris dan Uni Eropa mencapai beberapa kesepakatan terkait “perceraian” mereka. Kesepakatan tersebut kemungkinan akan ditandatangani oleh semua negara terkait. Masih ada ketidakpastian terkait kesepakatan politik di masa mendatang. Pihak-pihak terkait akan tetap merundingkan beberapa topik seperti status selat Gibraltar yang telah menyinggung Spanyol.

Perdana Menteri Theresa May akan mencoba untuk mencapai beberapa kesepakatan untuk meraih kembali dukungan dari parlemen ketika hal ini dibawa ke sidang parlemen pada bulan Desember mendatang.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (27/11/2018), 22.00 WIB

Tingkat keyakinan konsumen berhasil naik ke kisaran angka tertinggi 18 tahun dalam beberapa bulan terakhir ini. Setelah tercatat di angka 137.9 poin di bulan Oktober, angka untuk bulan November diperkirakan akan melambat ke level 136.2.

  1. US GDP (rilis ke-2): Rabu (28/11/2018), 20.30 WIB

Perkiraan pertama pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal ke-3 tercatat di angka 3,5%. Tidak secepat pertumbuhan kuartal ke-2 tetapi masih memperlihatkan pertumbuhan yang baik. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang mengkhawatirkan seperti menurunnya ekspor. Rilis ke-2 ini diperkirakan akan mengalami reviisimenjadi 3,6%.

  1. US New Home Sales: Rabu (28/11/2018), 22.00 WIB

Penjualan rumah baru memicu aktivitas perekonomian dan berdampak pada perekonomian secara umum. Angka penjualan rumah baru tercatat sebesar 553.000 di bulan September.

  1. FOMC Meeting Minutes: Jumat (30/11/2018), 01.00 WIB

Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC di bulan November, sesuai dengan perkiraan pasar. Notulen pertemuan tersebut akan memberikan petunjuk mengenai seberapa besar kekhawatiran FOMC terhadap pelambatan yang terjadi di sektor bisnis, juga tentang kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember.

  1. Inflasi Euro-zone: Jumat (30/11/2018), 17.00 WIB

Mirip dengan yang terjadi di AS, harapan akan kenaikan suku bunga akhir-akhir ini mereda di kawasan euro, terutama setelah beberapa angka inflasi tidak dianggap cukup menjadi alasan bagi ECB untuk menaikkan suku bunga. Di bulan Oktober, CPI naik sebesar 2,2% sementara core CPI naik ke 1,1% setelah sempat jatuh ke bawah 1%. Inflasi kali ini diperkirakan turun ke 2,1% sementara core CPI kemungkinan tidak akan mengalami perubahan.

  1. KTT G-20: Jumat (30/11/2018)-Sabtu (1/12/2018)

Para pemimpin dunia akan berumpu di Buenos Aires akhir pekan ini untuk mendiskusikan beberapa hal. Peristiwa yang paling penting mungkin adalah pertemuan bilateral antara presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan presiden China, Xi Jinping. Kedua raksasa ekonomi dunia tersebut masih berkutat di seputar perang tarif. Trump sempat terdengar optimis akan tercapainya kesepakatan, tetapi tampaknya perundingan yang dilakukan belum berhasil mencapai kemajuan yang berarti.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi dan mendekati area acuan di area 1.28552– 1.29377. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1.28041-1.27216. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.29377 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat GBPUSD ke kisaran 1.29888– 1.30713.

=================

EURUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 1.13239– 1.13910. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1.14325-1.14995. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1.13239 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan EURUSD ke kisaran 1.12824– 1.12154.

==========================

USDCHF

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi dan mendekati area acuan di area 0.99926– 1.00445. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.99605-0.99087. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.00445 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat USDCHF ke kisaran 1.00766– 1.01284.

====================

USDJPY

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan USDJPY minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 113.030– 113.478. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 112.752-112.303. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 113.478 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat USDJPY ke kisaran 113.756– 114.205.

=========================

AUDUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 0.72295– 0.72699. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.72949-0.73354. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.7295 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan AUDUSD ke kisaran 0.72045– 0.71640.

==========================

NZDUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan NZDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 0.68156– 0.67736. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.68415-0.68834. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.67736 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan NZDUSD ke kisaran 0.67477– 0.67058.

==========================

GOLD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan emas minggu ini masih dalam tekanan bullish. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy jika nanti terjadi koreksi ke area acuan di kisaran 1217.12-1209.16 dengan potensi target hingga kisaran 1222.05-1230.02. Alternatif lain, penembusan ke atas 1230.02 berpotensi mendorong harga emas naik ke kisaran 1237.99-1246.90. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1209.16 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan harga emas ke kisaran 1204.33– 1196.26.

==========================

XAGUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan XAGUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 14.283– 14.524. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 14.134-14.524. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 14.524 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat XAGUSD ke kisaran 14.673– 14.914.



Analisa Forex Mingguan: 26-30 Nov 2018

Sinyal Forex Jitu 7:25 PM

Pasar saham global dan harga minyak dunia kembali jatuh tajam. Pergerakan tersebut menguntungkan USD dan yen Jepang. Sementara itu Perdana ...

Mungkin istilah “intermarket analysis” cukup asing di telinga Anda. Oke, maafkan saya. Untuk menebus kesalahan tersebut, saya berjanji setelah selesai membaca artikel ini Anda justru akan bahagia karena saya mengangkat topik ini untuk dimanfaatkan dalam trading forex.

Orang-orang yang sudah mengenal saya tentu paham bahwa saya tidak menyukai kerumitan. Maka kali ini pun saya akan mencoba membedah istilah “intermarket analysis yang terdengar sangat ilmiah itu dengan cara saya: cara yang sederhana.

Apa sih “intermarket analysis” itu?

Intinya, intermarket analysis adalah cara kita memahami pasar dengan memperhatikan dan membandingkan lebih dari satu komoditi perdagangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui penguatan atau pelemahan komoditi yang akan kita transaksikan. Karena kita trading forex, berarti nanti yang akan kita bandingkan adalah currency pairs. Agar mudah mengetiknya, selanjutnya kita sebut “pair saja, ya?

Jika kebanyakan metode analisa hanya melihat satu pair saja, maka intermarket analysis melihat beberapa pair atau komoditi yang memiliki korelasi yang kuat.

Contoh paling mudah adalah seperti yang saya jelaskan di artikel Tips Trading Forex Memanfaatkan Indeks Dolar. Di artikel itu, saya membandingkan indeks dolar (DXY) dengan pair EURUSD. Perubahan yang terjadi pada indeks dolar atau yang memiliki korelasi yang kuat dengan EURUSD akan berdampak pada EURUSD, demikian juga sebaliknya.

Intermarket analysis sebenarnya juga bisa dikategorikan sebagai analisa fundamental. Metode ini bisa membantu kita untuk memperoleh gambaran perkiraan arah pergerakan harga. Begitupun, ada beberapa metode intermarket analysis, termasuk model yang mempergunakan metode mechanical trading system.

Ups, saya sudah berjanji tidak akan membuat rumit. Jadi, informasi yang Anda peroleh di paragraf di atas cukup Anda ketahui sebagai tambahan wawasan saja.

Korelasi intermarket analysis

Di atas disebut-sebut tentang “korelasi”. Apa sih itu?

Gampangnya, kita sebut saja “korelasi” itu adalah “hubungan”. Dalam analisa teknikal, “hubungan” itu diimplentasikan dengan “indeks korelasi” yang nilainya berkisar dari +1 hingga -1. Semakin positif indeks korelasi antara dua pair, maka keduanya cenderung akan bergerak ke arah yang sama. Artinya, jika harga sebuah pair atau komoditi bergerak naik, maka pair atau komoditi lain yang memiliki indeks korelasi positif dengannya cenderung akan bergerak naik juga.

Sebaliknya, semakin negatif indeks korelasi antara dua pair atau komoditi, maka keduanya cenderung akan bergerak ke arah yang berlawanan.

Bagaimana jika indeks korelasinya di kisaran nol? Itu artinya tidak ada korelasi yang signifikan antara kedua pair atau komoditi tersebut.

Sebenarnya, indeks korelasi yang sempurna antara dua pair atau komoditi tertentu jarang terjadi.

Sebentar, yang seperti apa itu “indeks korelasi sempurna”?

Indeks korelasi sempurna itu adalah jika indeks korelasinya adalah +1 atau -1. Ini jarang ada. Tetapi, kebanyakan analis sepakat bahwa indeks korelasi di atas +0.7 atau di bawah -0.7 dianggap signifikan.

Oh iya, hampir lupa. Jika indeks korelasinya berubah dari negatif menjadi positif atau sebaliknya, biasanya hubungan antara keduanya akan menjadi tidak stabil dan biasanya tidak terlalu berguna untuk dipakai sebagai referensi trading.

Cara praktisnya ada?

Tentu saja ada! Seperti yang saya janjikan, saya tidak suka yang rumit-rumit. Untuk itu, demi memenuhi janji, berikut ini ada contekan yang bisa Anda manfaatkan dengan berpatokan pada metode intermarket analysis. Enjoy!



Intermarket Analysis Untuk Trading Forex? Apa Itu?

Sinyal Forex Jitu 6:36 AM

Mungkin istilah “ intermarket analysis ” cukup asing di telinga Anda. Oke, maafkan saya. Untuk menebus kesalahan tersebut, saya berjanji set...

Analisa forex mingguan, Dolar AS memperpanjang kenaikannya atas kekuatannya sendiri dan pada masalah Brexit dan Italia. Namun, itu kemudian kehilangan landasan karena pejabat Fed menyatakan keprihatinan. Apa berikutnya? ada banyak hal yang tidak diketahui dalam adegan politik. Inilah sorotan untuk minggu depan.

Italia tetap menantang karena batas waktu untuk menanggapi Komisi Eropa mengenai anggaran datang dan pergi. Negosiasi Brexit dalam masalah besar karena pemerintah Inggris tidak dapat setuju di antara mereka sendiri. Dolar AS terus menguat. Namun, Fed mengirim Dolar AS lebih rendah. Ketua Jerome Powell mencatat headwinds global tetapi tetap relatif percaya diri. Namun kemudian muncul Kaplan, Clarida, dan Harker yang tampaknya bukan hanya mengungkapkan kekhawatiran tetapi juga tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.

Berikut data ekonomi penting yang dirilis dan diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar minggu ini :

  1. Pertemuan Eurogroup: Senin. Pertemuan para menteri keuangan zona euro adalah acara tingkat atas di masa kejayaan krisis Yunani dan kemudian memudar. Ini semakin penting sekarang karena Italia dan Komisi Eropa tetap berselisih soal anggaran. Pertemuan antara Italia FinMin Giovanni Tria dan rekan-rekannya di Eropa adalah kesempatan untuk membuang ketidaksetujuan mereka atau melanjutkan bentrokan dan menghasilkan lebih banyak berita utama untuk Euro.
  1. Pidato Anggota FOMC John Williams Senin, 22:45 WIB. Presiden Fed New York dianggap No. 3. Setelah belokan dovish pada hari Jumat, akan menarik untuk mendengar jika Williams, biasanya seorang optimis, juga khawatir tentang headwinds global, utang fiskal AS, dan jika dia melihat perlunya untuk memperlambat kenaikan suku bunga.
  1. Pesanan Barang Tahan Lama AS: Rabu, 20:30WIB. Pesanan barang tahan lama naik 0,7% pada bulan September menurut pembacaan akhir. Namun, pesanan inti tetap datar. Data dimasukkan ke dalam perhitungan PDB dan diawasi ketat oleh Federal Reserve. Angka tersebut memberikan pembaruan pada investasi, bagian dari ekonomi yang belum terangkat.
  1. Risalah Pertemuan ECB: Kamis, 19:30 WIB. Bank Sentral Eropa merilis rekening kebijakan moneternya empat minggu setelah keputusan suku bunga. Saat itu, Presiden Mario Draghi tetap yakin tentang situasi inflasi dan tentang pertumbuhan. Namun, pertumbuhan secara signifikan melambat dan tanda-tanda ekonomi lainnya mengecewakan. Akankah kita melihat sikap yang lebih dovish dan khawatir oleh lembaga yang berbasis di Frankfurt? Publikasi ini mungkin memiliki dampak yang cukup besar karena dirilis pada hari Thanksgiving dan banyak orang Amerika mungkin pergi, menyebabkan likuiditas pasar yang rendah.
  1. Penjualan ritel dan inflasi Kanada: Jumat, 20:30. Kedua top-tier dirilis pada saat yang sama dan mungkin memiliki dampak yang besar karena likuiditas rendah. Headline Consumer Price Index (CPI) turun 0,4% pada bulan September. CPI inti tetap datar, juga merupakan hasil yang tidak menarik. Namun, ukuran lain dari CPI Inti, yang Dipangkas, Media, dan Umum, tetap stabil sekitar 2%. Kembali pada bulan Agustus, Kanada memadatkan pengeluaran mereka: penjualan ritel turun 0,1% pada headline dan 0,4% pada intinya.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish. Dari grafik TF H4 harga masih bergerakan di bawah moving average. Strategi trading minggu ini perhatikan Resistance di area 1.28515 – 1.29311 untuk mencari peluang Sell dengan potensi GBPUSD kembali turun hingga kisaran 1.28023 – 1.27226. Waspadai apabila ternyata Resistance dikisaran 1.29311 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.29797 – 1.30600.

===========================

EURUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish. Dari grafik TF H4 terlihat harga tertahan trendline. Strategi trading minggu ini perhatikan Resistance di kisaran 1.14319 untuk mencari peluang Sell dengan potensi EURUSD kembali turun hingga kisaran 1.12824 – 1.12154. Waspadai apabila ternyata Resistance dikisaran 1.14319 atau trendline pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.14995 – 1.15665.

=======================

USDCHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat harga tertahan trendline atau Support dikisaran 0.99942. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.99942 untuk mencari peluang Buy dengan potensi USDCHF kembali naik hingga kisaran 1.00868 – 1.01284. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.99942 atau trendline pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.99523 – 0.99107.

==========================

USDJPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat stochastic dan cci berada di area oversold dan harga sudah masuk area referensi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 113.124 – 112.456 untuk mencari peluang Buy dengan potensi USDJPY kembali naik hingga kisaran 113.537 – 114.205. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 112.456 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 112.049 – 111.375.

============================

AUDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.72699 – 0.72295 untuk mencari peluang Buy dengan potensi AUDUSD kembali naik hingga kisaran 0.72949 – 0.73354. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.72295 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.72048 – 0.71640.

=========================

NZDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Pergerakan NZDUSD minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.68156 – 0.67736 untuk mencari peluang Buy dengan potensi NZDUSD kembali naik hingga kisaran 0.68415 – 0.68834. Sebagai alternatif peluang Buy juga bisa diambil jika Resistance dikisaran 0.68834 pecah dengan target NZDUSD naik hingga kisaran 0.69253 – 0.69722. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.67736 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.67058.

===========================

XUL

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Pergerakan Emas minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 1214.20 – 1207.35 untuk mencari peluang Buy dengan potensi Emas kembali naik hingga kisaran 1218.38 – 1225.29. Sebagai alternatif peluang Buy juga bisa diambil jika Resistance dikisaran 1225.29 pecah dengan target Emas naik hingga kisaran 1232.14 – 1236.38. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 1207.35 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan Emas lebih lanjut hingga kisaran 1203.11 – 1196.26.


Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.



Analisa Forex Mingguan, 19 – 23 Nov 2019

Sinyal Forex Jitu 6:36 AM

Analisa forex mingguan , Dolar AS memperpanjang kenaikannya atas kekuatannya sendiri dan pada masalah Brexit dan Italia. Namun, itu kemudian...

Analisa Forex MingguanDolar AS berada di dalam minggu yang bergejolak melihat pemerintah yang terbagi dalam pemilu sela AS, keputusan Fed, perkembangan Brexit, dan banyak lagi. Demokrat memenangkan DPR dan Republik mempertahankan Senat. Dolar AS sempat kehilangan beberapa kekuatan sejenak setelah beberapa volatilitas, tetapi pergerakannya tetap terbatas. PMI Manufaktur ISM AS mengalahkan ekspektasi dan bertahan di atas 60 poin, menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Di Inggris, laporan tentang kesepakatan Brexit yang akan segera terjadi sejak akhir pekan, nyatanya kurangnya mengalami kemajuan nyata yang akhirnya membebani pound. Krisis Italia terus melanda euro. Harga minyak jatuh karena produksi minyak AS mencapai titik tertinggi baru. Lalu bagaimana berikutnya? Inflasi AS dan penjualan ritel menonjol dalam seminggu mendatang. Inilah sorotan untuk minggu depan ke depan :

Laporan pekerjaan Inggris : Selasa, 16:30 WIB. Inggris menikmati percepatan pertumbuhan upah pada bulan Agustus: 2.7% y / y. Gaji memiliki dampak paling signifikan dalam laporan pekerjaan Inggris karena tingkat pengangguran berada pada titik terendah 4% per September. Upah membawa harapan untuk percepatan hingga 3% y / y sementara tidak ada perubahan yang diperkirakan dalam tingkat pengangguran. The Claimant Count Change, atau klaim pengangguran, naik 18.5K pada bulan September, sebuah kekecewaan. Kenaikan moderat 4.3K diproyeksikan untuk Oktober.

GDP Jepang: Rabu, 06:50 WIB. Jepang menikmati tingkat pertumbuhan 0.7% q / q di Q2 2018 menurut pembacaan akhir. Tingkat pertumbuhan yang optimis beriringan dengan tingkat pengangguran yang rendah tetapi inflasi tidak terpengaruh oleh Bank of Japan. Angka awal untuk Q3 dirilis sekarang. Penurunan 0.2% diproyeksikan.

GDP Jerman: Rabu, 14:00 WIB. Ekonomi zona euro melambat di Q3: 0.2% menurut rilis pertama. Namun, publikasi itu tidak termasuk Jerman, negara terbesar yang tumbuh sebesar 0.5% di Q2 dan pelambatan kemungkinan di Q3 dengan potensi kontraksi langsung 0.3%. Penyimpangan yang signifikan akan berdampak pada pembaruan untuk PDB zona-eropa yang dijadwalkan pada pukul 17:00 WIB.

Inflasi Inggris: Rabu, 16:30 WIB. Inflasi telah mendingin dan melambat dalam beberapa bulan terakhir. Upah yang lebih tinggi dan laju kenaikan harga yang lebih lambat telah menghasilkan pertumbuhan dalam upah riil. Indeks Harga Konsumen mencapai 2.4% pada bulan September. Akselerasi kecil diproyeksikan sekarang: 2.5% y / y. CPI inti berada pada 1.9% dan diperkirakan masih sama pada pembacaan kali ini. Indeks Harga Ritel (RPI) berdiri di 3.3% dan 3.4% untuk Oktober.

Inflasi AS: Rabu, 20:30 WIB. Indeks Harga Konsumen AS hampir tidak bergerak pada bulan September: CPI dan CPI Inti naik hanya 0.1%. Perubahan bulanan yang kecil menghasilkan CPI Inti tahunan, ukuran yang paling penting, terjebak pada 2.2%. Apakah inflasi meningkat pada bulan Oktober? Inflasi utama diproyeksikan meningkat sebesar 0.3% m / m dan CPI inti sebesar 0.2%.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Australia hanya melihat sedikit perolehan pekerjaan pada bulan September: 5.6K, hasil mengecewakan yang membebani Aussie. Dan sementara tingkat pengangguran turun menjadi 5%, itu seiringan dengan penurunan tingkat partisipasi, sehingga tidak menjadi pertanda baik bagi perekonomian. Peningkatan substansial 20.3 ribu diharapkan untuk Oktober dengan tingkat pengangguran bergerak hingga 5.1%.

Penjualan Ritel AS: Kamis, 20:30 WIB. Konsumsi sangat penting untuk ekonomi AS. Pembeli berhati-hati pada bulan September dengan kenaikan hanya 0.1% dan penjualan ritel inti turun 0.1%. Kami sekarang akan menerima angka segar untuk bulan September. Menurut angka kepercayaan konsumen baru-baru ini, peningkatan volume penjualan kemungkinan besar. Pada pembacaan kali ini diproyeksikan meningkat sebesar 0.6% dan penjualan inti sebesar 0.5%.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini tengah menguji area support 1.28772. Jika support 1.28772 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.28072 – 1.26940. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.28772, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBPUSD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.29903 – 1.30603

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish. Jika support 1.13012 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.12260 – 1.11795. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.13012, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EURUSD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.13764 – 1.14980

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat masih kondisi bullish dan sedang berada disekitar area support 0.71840 dimana yang merupakan area trendline. Jika harga terus tertahan di atas trendline dan support 0.71840, hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.72459 – 0.73012. Waspadai jika trendline atau support 0.71840 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.71221 – 0.70668.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bullish. Perhatikan area di kisaran 0.67002 – 0.67421 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.67681 – 0.68101. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.67002, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZDUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.66742 – 0.66322

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat berpotensi melanjutkan pegerakan bullish setelah berhasil menembus resistance 114.072. Resistance yang pecah tersebut menjadi indikasi bahwa harga membuka kemungkinan bergerak bullish ke kisaran 114.431 – 114.834. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah 114.072 dan menembus support 113.713, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDJPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 113.311 – 112.549

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

USD/CHF

Pergerakan USDCHF pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik dan sedang berada di sekitar resistance 1.00922. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.01254 –1.01625. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.00922, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDCHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.00385 – 1.00054

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berupaya bergerak turun dan sedang menguji support 1204.53. Jika support 1204.53 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga emas bergerak bearish ke kisaran 1195.38 – 1180.60. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1211.92, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1228.46 – 1243.24

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

—————

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.



ANALISA FOREX MINGGUAN : 12 – 16 NOVEMBER 2018

Sinyal Forex Jitu 4:25 AM

Analisa Forex Mingguan ,  Dolar AS berada di dalam minggu yang bergejolak melihat pemerintah yang terbagi dalam pemilu sela AS, keputusan Fe...

Powered by Blogger.

Dapatkan Ebook PREMIUM
“Belajar Trading Untuk Pemula”
Secara GRATIS!!!




Like FB kami untuk bergabung dengan komunitas forex dan mendapatkan informasi terupdate mengenai kondisi pasar di: https://www.facebook.com/BelajarTradingUntukPemula/

Popular Posts