SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!! SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!! SEPUTAR FOREX HARI INI | TERBUKTI!!!

FREE!!! Demo Account For 30 Days Click Here!

X




Dalam trading, leverage berarti “daya ungkit”. Sederhananya, dengan leverage Anda bisa melakukan transaksi dengan nilai yang jauh lebih besar daripada modal yang dikeluarkan.

Contohnya, dengan modal sebesar $250, Anda bisa melakukan transaksi senilai $100,000.

Kok bisa?

Itu karena dalam kasus tersebut, leverage yang diterapkan adalah 1:400. Dengan demikian, modal kita memiliki kekuatan 400 kali lebih besar. Itu sebabnya dengan modal $250 Anda bisa bertransaksi senilai $100,000.

Leverage Besar vs Leverage Kecil

leverage besar 1:400 dalam trading forex

Semakin besar leverage yang dipergunakan, maka semakin murah modal yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi. Lihat tabel perbandingan di bawah ini.

  Leverage 1:100 Leverage 1:400
Modal awal $5,000 $5,000
Margin requirement (modal/lot) $1,000/lot $250/lot
Kekuatan modal ± 5 lot ± 20 lot

Keberadaan leverage memang membuat trading forex menjadi semakin murah. Meskipun demikian Anda tetap perlu mengatur modal Anda agar tidak terjerumus ke overtrade, yaitu keadaan di mana seorang trader melakukan transaksi terlalu banyak sehingga mengekspos modalnya kepada risiko yang terlalu besar melebihi kemampuannya.

Apa yang harus dilakukan seorang trader agar tidak overtrade? Mari kita bahas.

1. Buat trading plan

Trading plan adalah hal terpenting dalam trading. Trading plan akan membuat Anda tahu kapan harus beraksi dan apa yang harus dilakukan seandainya pasar tidak bergerak sesuai dengan perkiraan Anda.

Buatlah trading plan serinci mungkin dan TULIS trading plan Anda itu sebagai komitmen Anda pada uang Anda sendiri. Tentukan juga strategi trading yang akan Anda pergunakan dan aturan-aturannya.

Ini adalah contoh trading plan yang bisa Anda ikuti:

Modal : $10,000
Risiko maksimum : 50% dari modal ($5,000)
Risiko per transaksi : 10% dari risiko maksimum
Risk-to-reward ratio : ± 20 lot
Strategi : Day trade
Sistem trading : Fibonacci retracement + Stochastic
Entry strategy : Tunggu koreksi ke area 38.2 – 61.8 Fibonacci, lalu cari signal buy/sell
Risk management tool : Cut loss
Exit strategy : SL di area 76.4 Fibonacci retracement
Batas kerugian harian : Maksimal 10% dari modal
Target keuntungan harian : 5-10% dari modal

Pelajari trading plan selengkapnya: Bagaimana Menyusun Trading Plan yang Baik?

2. Atur jumlah transaksi (lot)

Pengaturan posisi (position sizing) merupakan implementasi pembatasan risiko per transaksi yang telah diatur dalam trading plan seperti dalam contoh di atas.

Meskipun dengan leverage 1:400 seperti yang bisa Anda dapatkan dalam akun Easy400 di FOREXimf, Anda bisa melakukan transaksi dengan modal yang jauh lebih murah, bukan berarti Anda tak perlu mengatur penggunaan modal Anda.

Position sizing sangat berguna untuk membatasi risiko sekaligus mengoptimalkan kekuatan modal Anda. Dengan position sizing, risiko akan sangat terukur dan potensi keuntungan optimal pun bisa diraih tanpa perlu takut rugi terlalu besar.

Berdasarkan contoh trading plan di atas, misalkan Anda melihat ada peluang trading di EURUSD. Berdasarkan analisa teknikal yang Anda lakukan, diketahui bahwa jarak SL adalah sebesar 20.0 pips. Itu artinya secara teknikal batasan stop loss Anda adalah sebesar $200.

Maka, dengan position sizing, Anda boleh melakukan transaksi sebesar:

Pengaturan Lot Per Transaksi Trading

Jika Anda melakukan transaksi di akun Easy400, maka modal yang Anda butuhkan untuk melakukan transaksi itu adalah $625 saja. Sementara jika Anda melakukan transaksi tersebut di akun yang ber-leverage 1:100, maka Anda akan membutuhkan modal sebesar $2,500.

Pelajari selengkapnya: Position Sizing – Rahasia Profit Trading Forex.

3. Pemulihan pasca “badai”

Mengalami kerugian adalah hal yang biasa dalam trading, termasuk jika Anda mengalami kerugian berturut-turut.
Yang harus Anda lakukan segera setelah “badai” menerpa adalah melakukan evaluasi terhadap strategi trading Anda. Untuk itu Anda membutuhkan semacam checklist yang setidaknya berisi:

  • Apakah transaksi-transaksi saya memenuhi aturan entry & exit strategy saya?
  • Apakah transaksi saya melawan trend?
  • Apakah ada berita besar yang mempengaruhi pasar saat saya bertransaksi?
  • Apakah saya memasang SL?
  • Apakah saya fit secara fisik maupun psikis?
  • Apakah risk-to-reward saya bagus?
  • Apakah saya overtrade?

Tidak ada salahnya mengambil rehat sejenak setelah diterpa badai. Tetapi tidak disarankan untuk berehat terlalu lama, karena biasanya justru akan lebih mempengaruhi Anda secara psikis.

Selain itu, Anda juga akan melewatkan banyak peluang yang justru bisa mempercepat proses pemulihan Anda. Cukup satu atau dua hari rehat saja, sambil melakukan evaluasi berdasarkan contoh checklist di atas.

4. Fokus pada bisnis jangka panjang

Ini berkaitan dengan poin 3 di atas. Kebanyakan trader merasa harus mengembalikan kerugian dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Ini akan mempengaruhi mereka secara psikis, sehingga keputusan yang diambil cenderung akan terburu-buru seolah tiada lagi hari esok. Akibatnya mereka cenderung akan membuka posisi terlalu besar yang mengakibatkan overtrade.

Padahal trading juga adalah bisnis yang memerlukan proses untuk bisa mencapai keberhasilan. Kita tidak berbicara tentang bisnis dadakan yang hanya berlangsung sehari atau seminggu, melainkan bisa berlangsung bertahun-tahun.

5. Disiplin!

Plan your trade, trade your plan. That is unnegotiable, Ferguso.

Patuhi trading plan Anda. Hal yang paling sering dilanggar adalah pembatasan risiko. Jika dalam trading plan Anda sudah menetapkan batasan risiko maksimal untuk setiap transaksi, jangan langgar batasan tersebut.

Jika berdasarkan perhitungan position sizing Anda hanya boleh membuka posisi sebesar 2.5 lot, jangan memaksakan diri untuk melakukan transaksi sebesar 3 lot atau lebih. Kemudian apabila harga memang sudah semestinya menyentuh SL Anda, jangan tergoda untuk memperjauh jaraknya.

Dengan lima poin di atas, diharapkan Anda akan bisa memaksimalkan peluang trading dengan leverage 1:400 tanpa harus khawatir overtrade.

Anniversary Signal FOREXimf


Trading dengan Leverage 1:400? Ini Tips Agar Tidak Overtrade

Sinyal Forex Jitu 3:59 AM

Dalam trading, leverage berarti “daya ungkit”. Sederhananya, dengan leverage Anda bisa melakukan transaksi dengan nilai yang jauh lebih besa...

Dollar AS memiliki periode kenaikan dan penurunan di tengah risalah pertemuan Fed dan berita perdagangan. Ketidakpastian terus menyelimuti prospek perundingan perdagangan AS-China, tampaknya akan membuat para pelaku pasar akan berhati – hati mengambil posisi besar sebelum libur Thanksgiving Kamis ini.

Meskipun akan menjalani pekan yang lebih singkat, kalender ekonomi AS menunjukkan bahwa manufaktur dan konsumsi akan menjadi sorotan. Data kembali menjadi pusat perhatian dengan pembaruan pada PDB AS, pesanan barang tahan lama, dan banyak lagi. Berikut adalah sorotan untuk pekan ini :

Iklim Bisnis Ifo Jerman: Senin, 16:00 WIB

IFO salah satu data terkemuka di ekonomi terbesar di benua itu, dan di survei kepada 7.000 bisnis. Kembali pada bulan Oktober, jajak pendapat menunjukkan stabilitas dalam kepercayaan bisnis, di 94,6 poin. Peningkatan kecil dapat dilihat dalam laporan untuk bulan November.

Kepercayaan Konsumen CB: Selasa, 22:00 WIB

Sentimen konsumen dari Conference Board telah turun dari rekor tertinggi tetapi tetap kuat. Data ini berkorelasi dengan penjualan ritel. Angka CB mencapai 125,9 poin pada bulan Oktober dan mungkin lebih tinggi sekarang, menjelang Black Friday.

PDB AS: Rabu, 20:30 WIB

Menurut rilis pertama dari Produk Domestik Bruto kuartal ketiga, ekonomi tumbuh sebesar 1,9% tahunan. Tingkat ekspansi itu tidak mengesankan secara absolut tetapi di atas level yang terlihat di Zona Euro dan di negara maju lainnya. Upgrade ke level di atas 2% akan mendorong dollar AS lebih tinggi, sementara penurunan peringkat menuju 1,5% mungkin membebani dollar AS.

Pesanan Barang Tahan Lama AS: Rabu, 20:30 WIB

Investasi telah menurun dan membebani ekonomi AS. Kembali pada bulan September, pesanan barang tahan lama utama turun 1,2% dan pesanan inti turun 0,4%. Pemantulan diperkirakan terjadi untuk publikasi ini dengan pesanan barang tahan lama utama turun 0,5% dan pesanan inti naik 0,2%.

Inflasi Zona Euro: Jumat, 17:00 WIB

Sementara inflasi utama Zona Euro melambat ke 0,7% – terendah multi-tahun – Indeks Harga Konsumen Inti melaju ke 1,1%, level yang memberikan beberapa dorongan bagi Bank Sentral Eropa. Level serupa memungkinkan untuk pembacaan kali ini.

PDB Kanada: Jumat, 20:30 WIB

Kanada menerbitkan laporan PDB-nya setiap bulan – menyediakan data terkini. Dalam dua bulan terakhir, pertumbuhan Kanada mengecewakan, dengan peningkatan hanya 0,1% pada Agustus dan stagnasi pada Juli. Angka untuk September menyimpulkan kuartal ketiga dan dengan demikian memberikan gambaran ekonomi yang lebih luas. Laju ekspansi yang lebih cepat diharapkan terjadi sekarang.

ANALISA TEKNIKAL

GBPUSD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat membidik area support 1.27688. Jika support tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.27178 – 1.26862.

Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.27688, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.28514 – 1.29023.

EUR/USD

Pergerakan EURUSD minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga membidik support 1.09889. Jika support tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.09449 – 1.09176.

Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.09889, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.10602 – 1.11042.

AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat membidik di sekitar area fibonacci. Jika ada peluang sell dikisaran 0.68300 – 0.68675 maka berpeluang harga bergerak turun dengan target harga hingga kisaran 0.68069 – 0.67695.

Sebagai skenario alternatif, jika support 0.67695 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie bergerak bearish ke kisaran 0.67321 – 0.67090.

Waspadai jika resistance dikisaran 0.68675 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 0.68906 – 0.69280.

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area resistance 0.64372. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.64644 – 1.64812.

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.64372, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.63932 – 0.63661.

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish dimana saat ini sedang menguji area resistance 108.875. Jika resistance 108.875 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 109.109 – 109.487.

Waspadai jika harga turun ke bawah support 108.498, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 108.264 – 107.886.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat mendekati area resistance 0.99788. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.00090 – 1.00427.

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.99788, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.99149.

EMAS

Pergerakan XAUUSD minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga mendekati area support 1445.55. Peluang sell juga bisa diambil jika support dikisaran 1445.55 pecah dengan potensi harga turun lebih lanjut hingga kisaran 1428.93 – 1418.65

Sebagai skenario alternatif, jika ada peluang sell dikisaran 1480.76 bisa diambil dengan target harga turun hingga kisaran 1462.17 – 1445.55.

Waspadai jika resistance dikisaran 1480.76 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 1499.35 – 1515.97.


Anda ingin berita fundamental dan analisa real time yang lebih tajam dan telah terbukti menghasilkan 18.000 pips dalam 1 tahun ini? Daftarkan diri Anda sekarang juga, dan dapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant disini.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

Anniversary Signal FOREXimf


Analisa Forex Mingguan : 25 – 29 November 2019

Sinyal Forex Jitu 5:39 AM

Dollar AS memiliki periode kenaikan dan penurunan di tengah risalah pertemuan Fed dan berita perdagangan. Ketidakpastian terus menyelimuti p...

Signal Trading merupakan solusi yang paling tepat bagi seorang trader yang baru mencoba trading forex, ataupun solusi bagi Anda yang mungkin masih kurang percaya diri untuk memulai trading sendiri.

Forex Signal Trading atau yang kita kenal dengan istilah Signal Trading Forex adalah saran yang diberikan oleh analis dan trader professional berpengalaman kepada kliennya untuk membuka posisi buy atau sell di pair mata uang tertentu pada level harga dan jangka waktu tertentu.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari signal trading forex ini, 2 diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Trading seperti trader professional

Tidak sedikit orang yang baru melakukan trading forex namun tidak mengetahui tips dan trik dalam trading, terutama dalam hal strategi dan analisa trading forex.

Dengan adanya signal trading forex, seorang trader cukup menyalin signal trading yang diterima – melihat tingkat efisiensinya dari trader yang sudah berpengalaman dan ahli dalam trading, kemudian melakukan transkasi dengan menggunakan cara yang sama.

2. Trading lebih mudah dan sederhana

Menjadi seorang yang ahli itu perlu, terutama untuk menguasai suatu platform yang akan digunakan untuk trading forex. Namun dengan adanya signal trading ini, seseorang yang belum mahir pun tetap bisa menikmati trading dengan cara yang mudah dan juga sederhana.

Caranya pun sangat mudah, Anda cukup berlangganan signal trading dari broker forex terbaik – kemudian expert advisor akan dipasang dan seorang trader dapat memilih signal yang di inginkan (signal yang akan di ikuti).

Dengan begitu, trading Anda akan jadi lebih mudah dan sederhana karena perangkat lunak seperti ini telah mengurus segala sesuatu yang perlu dilakukan selanjutnya dalam transaksi trading.

Tips berlangganan signal trading

Sebelum Anda mencoba atau bahkan langsung berlangganan signal dari broker forex, pilih lah broker yang memang terpercaya dan banyak di rekomendasikan oleh para trader lainnya.

Selain itu, selalu pastikan bahwa broker yang dipilih merupakan broker forex yang terdaftar di BAPPEBTI – dimana broker tersebut memang memiliki izin resmi dari pemerintah Indonesia dan berbadan hukum yang jelas.

Keuntungan terbesar bagi pengguna signal trading adalah Ia memiliki banyak peluang dan kesempatan untuk meraih banyak keuntungan seperti halnya yang bisa didapatkan oleh para trader professional yang berpengalaman, dimana seharusnya memerlukan banyak waktu dan pengetahuan.

Selain keuntungan besar yang didapat setara dengan trader yang berpengalaman, pengguna signal trading tidak memiliki biaya risiko yang sama dengan trader berpengalaman. Hal ini memastikan bahwa trading yang dilakukan dalam kisaran harga dengan nilai jumlah yang ada di rekening pelanggan.

Istilah mengenai “contoh selalu lebih baik daripada sebuah pelajaran”, dengan melihat dan mengikuti gerakan dari seorang trader berpengalaman tentunya akan dapat membuat seorang trader baru menjadi bisa memahami trik dan aturan perdagangan dengan cepat dan mudah.

Kesimpulan

Pola trading seorang trader profesional apabila di ikuti tentunya akan memberikan keuntungan lebih dalam waktu yang relatif singkat, dan juga mengajarkan Anda sebagai pelanggan signal trading untuk menggunakan metode yang serupa.

Terlepas dari banyaknya keuntungan tersebut, sebelum Anda mulai berlangganan signal trading – dan bagi Anda yang ingin mencobanya terlebih dahulu, Anda bisa mendapatkan signal tersebut secara gratis untuk jangka waktu tertentu.

Jadi ada banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan dalam trading forex dengan cara berlangganan signal trading.

Cara ini adalah cara cepat bagi seseorang untuk belajar dan memulai bisnis trading forex dengan memanfaatkan layanan signal forex tersebut untuk mendapatkan kesempatan meraih peluang profit dengan cara dan strategi yang baik.

Provider atau penyedia signal trading forex banyak sekali, ada yang berbayar dan ada juga yang gratis.

Bagi Anda yang tertarik dengan layanan gratis, metatrader pun menyediakan signal trading gratis tersebut melalui metaquotes.

Namun bagi Anda yang ingin mengetahui signal tersebut terbukti mampu menghasilkan atau tidak, Anda bisa mencoba layanan signal FOREXimf.com yang telah menghasilkan 1,800++ pips dalam kurun waktu satu tahun ini.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan analisa dan berita secara real time dan lebih tajam untuk memperbesar kesempatan profit Anda.

Tertarik?

Daftar QuickPro Signal sekarang juga untuk mendapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant dan juga WhatssApp Anda.

Anniversary Signal FOREXimf


Penggunaan Signal Dalam Trading Forex

Sinyal Forex Jitu 10:02 PM

Signal Trading merupakan solusi yang paling tepat bagi seorang trader yang baru mencoba trading forex, ataupun solusi bagi Anda yang mungki...

Pertanyaan yang saya jadikan judul di atas adalah pertanyaan yang paling sering diajukan kepada saya, di samping pertanyaan senada seperti, “Berapa persen akurasi signal trading Bapak?”

Banyak trader (biasanya pemula) sangat mendewakan akurasi. Begitu mendewakannya sehingga mereka beranggapan bahwa strategi trading yang baik adalah yang tingkat akurasinya 100%.

Pertanyaannya, mungkinkah akurasi dari analisa seorang trader (atau analis) mencapai angka 100%?

Bisa.

Lho, kok bisa?

Bukankah selama ini saya mengatakan bahwa tidak mungkin akurasi bisa 100%, karena manusia tidak mungkin maha benar?

“Bisa” di sini tentu bukan tanpa syarat dan yang pasti: tidak selamanya benar.

Bagaimana ceritanya?

Mari kita ambil contoh kasus. Ini kisah nyata.

Ada seorang trader (pemula, tentu saja), sebut saja bernama Budi, datang kepada kami dan mengabarkan bahwa ia pernah mengikuti signal trading yang disediakan seseorang dengan akurasi hampir 99%.

Kabar itu menjadi lebih menarik ketika ia bersaksi bahwa modalnya bisa berkembang sebesar lebih dari 100% hanya dalam waktu tujuh hari.

Terus terang, cerita seperti itu bukan kisah baru bagi saya. Saya teramat sering mendengar kisah yang bahkan lebih fantastis daripada itu.

Lalu apakah itu berarti tidak mungkin modal berkembang sampai 100% dalam tujuh hari?

Saya tidak bilang begitu. Mungkin saja, bahkan sangat mungkin.

Hanya saja, ada satu hal yang sering dilupakan (atau mungkin bahkan tidak diketahui) para trader, yaitu bahwa performa strategi/signal trading di masa kini tidak mencerminkan performa di masa lampau maupun di masa depan.

Artinya, tetap ada kemungkinan starategi/signal trading tersebut akan mengalami “masa kelam” di masa mendatang. Nothing on this earth is perfectly perfect.

Trader Top Dunia Pun Pernah Loss

Pada kenyataannya, bahkan trader-trader kelas dunia pun pernah mengalami kerugian. Mereka bukan orang-orang sembarangan. Mereka adalah orang-orang yang sangat berdedikasi di bidang trading serta kualitas mereka pun sudah dibuktikan oleh dunia.

Sebut saja nama seperti Ed Seykota, trader kawakan yang sudah berkecimpung di dunia trading sejak tahun 1970. Simak petuahnya yang paling terkenal,

The elements of good trading are: 1) cutting losses, 2) cutting losses, and 3) cutting losses. If you can follow these three rules, you may have a chance.

Jadi, menurut Ed Seykota, ada tiga elemen trading yang baik, yaitu cut loss, cut loss dan cut loss. Kita akan berkesempatan sukses dalam trading, menurut Seykota, jika kita mengikuti tiga aturan tersebut.

Artinya, bahkan trader sekaliber Ed Seykota pun mengakui bahwa tidak mungkin ia senantiasa benar. Ada kalanya analisanya salah dan ia harus melakukan cut loss.

Dan Ed Seykota masih survive sampai sekarang sebagai trader yang bukan trader biasa.

Bahkan Jack D. Schwager, pakar trading lain yang juga merupakan penulis buku best seller “Market Wizards”, menyebut bahwa “pencapaiannya (Seykota) sudah semestinya menempatkannya sebagai salah satu trader terbaik di masa kita.”

Bukan hanya Ed Seykota yang menegaskan bahwa mereka pernah “salah”. Sebut saja nama-nama seperti Victor “Trader Vic” Sperandeo, Marty Schwartz, Paul Tudor Jones, Randy McKay. Mereka secara implisit maupun eksplisit mengakui bahwa mereka pernah merugi.

Mengapa saya paparkan hal ini? Karena ini berhubungan dengan judul artikel ini. Yang ingin saya sampaikan adalah, bahkan trader top kelas dunia pun pernah rugi, dan kerugian yang mereka alami tak mempengaruhi kesuksesan mereka sebagai trader top.

Lalu harus bagaimana, dong?

Di atas sudah saya ceritakan tentang kesaksian pak Andi.

Lalu apakah kesaksian pak Andi di atas itu bohong?

Tidak begitu juga. Bahkan saya tertarik untuk mencoba signal yang diceritakan pak Andi itu. Kita harus terbuka pada hal-hal baru, tetapi ingatlah apa yang akan saya tuliskan di paragraf selanjutnya.

Silakan Anda meyakini bahwa sebuah strategi/signal trading benar-benar bagus, tetapi Anda tetap harus menyadari bahwa strategi/signal trading itu adalah buatan manusia.

Manusia memiliki keterbatasan, sehingga strategi yang ia hasilkan mungkin saja – seperti yang saya sebut di atas – suatu saat akan menemui kegagalan. Untuk itu, pergunakanlah risk management dan money management yang sesuai dengan modal Anda.

Batasi resiko, pergunakan modal dengan bijak. Jika dua hal ini Anda terapkan dengan baik, Anda akan menemukan bahwa akurasi bukanlah satu-satunya hal yang menentukan kesuksesan trading.

Beberapa pekan terakhir ini saya menguji sebuah strategi trading secara live, mempergunakan real account, yang katanya memiliki akurasi tinggi.

Ternyata betul, akurasinya tinggi. Tetapi sayangnya, penerapan risk management-nya tidak terlalu bagus. Akhirnya? Minus, Saudara-Saudara.

Di bawah ini saya tunjukkan sebagian penting dari Detailed Statement-nya.

Signal Trading yang Baik

Signal Trading

Dengan akurasi mencapai 81,4 persen, bisa disimpulkan bahwa kira-kira 8 dari 10 transaksi yang dilakukan berdasarkan strategi tersebut membuahkan profit, tetapi dua transaksi yang lain (yang berakhir loss) mampu menghapus semua keuntungan dari 8 transaksi sebelumnya.

Itu adalah bukti bahwa akurasi bukanlah segalanya. Dari Detailed Statement di atas, bisa kita lihat bahwa dari 43 transaksi yang dilakukan, hanya 8 yang merugi. Tetapi hasil keseluruhan masih rugi.

Tetapi bukan berarti akurasi tidak penting lho. Tetap penting, tetapi tidak akan bermakna jika tidak diimbangi dengan manajemen resiko dan manajemen modal yang baik.

Jadi, menjawab pertanyaan judul di atas mungkin bisa saya sampaikan seperti ini:

Signal trading yang bagus tidak dilihat dari akurasinya, melainkan dari akumulasi hasil semua transaksi yang dilakukan. Jika akumulasi hasil transaksinya positif, berarti signal tersebut cocok untuk Anda. Namun jika yang terjadi justur sebaliknya, mungkin signal tersebut tidak cocok untuk Anda.

Tetapi pertanyaan seperti judul artikel ini tidak pernah berhenti saya terima.

Baiklah. Saya sebutkan saja, bahwa selama akurasi signal-nya tidak kurang dari 50%, itu sudah cukup baik. Asalkan – sekali lagi – diperkuat dengan risk management dan money management yang tepat.

Anda bisa melihat hasil signal FOREXimf yang telah menghasilkan profit sebanyak 1,800++ pips sebagai referensi untuk signal dengan akurasi di atas 50% yang disertai dengan manajemen risiko dan modal yang tepat.

Anniversary Signal FOREXimf


Berapa Akurasi Signal Trading yang Bagus?

Sinyal Forex Jitu 10:02 PM

Pertanyaan yang saya jadikan judul di atas adalah pertanyaan yang paling sering diajukan kepada saya, di samping pertanyaan senada seperti, ...

Suatu sore, ketika saya tengah tenggelam dalam keasyikan melakukan backtesting sebuah sistem trading yang katanya bisa menghasilkan signal trading forex akurat, seorang kenalan menghubungi saya melalui WhatsApp.

“Dab, ada waktu nggak sore ini?” katanya.
“Ada apa Dab?”, jawab saya.

Kami memang sering saling menyapa dengan sebutan “dab”, sebuah kata dalam bahasa prokem Yogya yang artinya “Mas” (kakak laki-laki).

Saya cukup lama tinggal di Yogyakarta, sejak SMA hingga lulus kuliah. Di sanalah kami berkenalan dan kemudian menjadi cukup akrab.

Sebenarnya saya malas diganggu ketika sedang “on fire” mengerjakan sesuatu. Distraksi sekecil apa pun bisa serta-merta memadamkan semangat saya. Sulit bagi saya untuk bisa kembali menemukan momentum.

Itulah sebabnya saya senantiasa mengenakan headset dan menyalakan musik di kantor ketika sedang mengerjakan sesuatu, supaya saya tak perlu terdistraksi oleh bunyi apa pun.

Biasanya saya pilih Mozart atau jazz.

Lagipula bisa menenangkan saya, membuat saya bisa berpikir lebih lancar.

“Aku pengen sinau trading,” katanya.

“Sinau” adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya belajar. Saya paham dia hanya berbasa-basi untuk menghormati saya.

Lha wong dia memang sudah bisa dan biasa trading, kok. Cukup berpengalaman, malah. Tetapi berbeda dengan saya, ia lebih banyak trading saham. Ia pernah trading forex tetapi tidak begitu berhasil.

Saya mengerti ia hanya ingin berdiskusi dan saya suka berdiskusi tentang trading karena bisa memperkaya pengetahuan dan memperluas wawasan saya.

“OK. Jam piro? Dimana?”

“Habis maghrib, di tempat kita biasa ngopi dulu.”

Ia menyebutkan sebuah coffee shop yang cukup terkenal di Bandung.

“Gimana?” lanjutnya.

“OK. Sip,” balasku menutup percakapan.

Petang itu kami pun bertemu. Setelah sejenak berbasa-basi dan tertawa tentang kisah-kisah jenaka masa lalu, kami memulai percakapan sesungguhnya.

Tentang trading, seperti yang sebelumnya telah kami bicarakan melalui WhasApp. Ia memulai dengan memperlihatkan demo account di laptop yang ia bawa.

“Dab, aku pengen trading forex lagi, tapi pengalaman loss yang terakhir cukup membuatku harus lebih berhati-hati,” katanya membuka percakapan.

“Loss dalam trading itu biasa Dab,” kata saya.

“Dirimu sebagai trader berpengalaman pasti pahamlah.”

“Iyo, bener. Tapi karater forex ini beda dengan saham, Dab. Aku kan masih baru di forex. Jadi sepertinya harus sinau lagi pada dirimu,” katanya.

“Halah, gombalmu!” kataku. Kami tertawa bersama.

“Jadi, kemarin aku googling strategi forex, lalu aku menemukan ini,” katanya sambil memutar laptopnya hingga layarnya menghadap kepadaku.

Layar itu memperlihatkan situs sebuah trading signal provider berbayar.

“Bagaimana menurutmu? Aku tertarik berlangganan,” katanya meminta pendapat saya.

“Tidak ada masalah. Tapi kalau bisa, coba lihat track record mereka dulu. Ada program trial-nya tidak?” kata saya.

“Hm… tidak ada.” balasanya.

“Kalau begitu, jangan pilih yang itu. Cari yang ada program trial-nya.” timpal saya.

Ia pun kembali bertanya, “Memangnya ada yang seperti itu?”

“Ada, bahkan trading signal-nya gratis,” jawab saya.

“Ah, mosok?” Ketidakpercayaan jelas terlihat di wajahnya.

“Kamu coba program trading signal trial dari FOREXimf.com deh, trial selama 7 hari – Gratis. Setelah itu, kalau kamu cocok dan puas, bisa lanjut seumur hidupmu dan tetap gratis,” kata saya.

“Yang bener, Dab?” katanya, masih kurang yakin.

“Iya, bener. Kamu cukup buka live account saja di situ dan trading signal akan kamu dapatkan cuma-cuma selama kamu jadi nasabah aktif di sana. Tidak hanya itu, kamu juga bisa berdiskusi dengan tim Market Analyst seperti kita diskusi saat ini,” jawabku.

“Wah, menarik, Dab!” katanya antusias sambil menjentikkan jarinya.

Saya tahu dia antusias, karena kebiasannya menjentikkan jari itu ketika mendengar atau melihat sesuatu yang menurutnya bagus.

“Iyalah. Makanya daftar aja sekarang!”

“Sip, sip. Tapi nanti dulu. Sebenarnya aku mau tanya padamu, menurutmu lebih baik mana: signal follower atau independent trader?” tanyanya.

Saya balik bertanya, “yang kamu maksud dengan independent trader itu yang seperti apa?”

“Ya… trader yang mandiri. Yang tidak bergantung pada orang lain kalau mau trading – yang bisa menganalisa sendiri, mengambil keputusan sendiri,” jawabnya.

“Independent trader itu baik, signal follower pun tak buruk,” jawab saya.

Saya melanjutkan, “Keuntungan menjadi independent trader adalah kita tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk bisa mendapatkan trading signal.

Tetapi untuk menjadi seorang trader yang mandiri tentu tidak instan. Ada waktu dan mungkin bahkan biaya yang harus kita sediakan.

Kita juga harus betul-betul berkomitmen untuk itu. Kamu tahu sendiri bagaimana upayaku selama bertahun-tahun, bahkan hingga satu dekade lebih, mendedikasikan diriku mempelajari forex trading.”

Ia manggut-manggut tanda setuju.

Saya melanjutkan, “di sisi lain, menjadi signal follower juga tidak salah. Asalkan, tidak mengikuti secara buta.

Artinya, kalau kita mau jadi signal follower, setidaknya kita harus tahu dasar-dasar analisa dan trading dulu.

Di antaranya dan yang paling penting adalah money management dan risk management.

Jadi, di saat kita mau mengikuti trading signal yang diberikan oleh signal provider, kita tahu di mana batasan resikonya hingga berapa lot maksimal yang boleh kita pergunakan.”

“Nah, di FOREXimf.com, kamu bisa mendapatkan semua itu. Trading signal diberikan tiap kali tim Market Analyst berhasil mendapatkan sinyal yang confirmed, dan kamu bisa berdiskusi dengan mereka tentang posisi yang akan kamu ambil.

Jadi itu semacam one stop trading service, kamu dapat trading signal, edukasi sekaligus konsultasi. Enak, kan?”

“Jadi, sekali lagi, menjadi signal follower tidak ada salahnya, bahan sama baiknya dengan trader mandiri, asalkan, ya itu tadi: kita sebaiknya punya dasar pengetahuannya dulu.

Dengan konsep di FOREXimf.com, kamu secara tidak langsung ‘dilatih’ untuk bisa mengenali peluang secara mandiri juga.

Jadi dua-duanya bisa dapat: pertama mungkin jadi signal follower dulu, kemudian menjadi independent trader karena setiap trading signal yang dikirim selalu disertai penjelasan secara teknikal, apa yang menjadi alasan teknikalnya.

Misalnya, ada pola candlestick tertentu, atau sinya indikator tertentu.”

“Pada gilirannya, karena terbiasa ‘dididik’ melalui trading signal, akhirnya kamu akan jadi trader mandiri juga, Dab.

Nantinya, kalau kamu melihat ada peluang, kamu bisa konsultasikan juga dengan tim Market Analyst FOREXimf.com. Biar kamu lebih yakin.”

“Nah, kalau kamu sudah benar-benar mandiri, trading signal dari FOREXimf.com sudah menjadi semacam ‘asisten pribadi’-mu yang tugasnya memberikan informasi setiap peluang yang muncul seandainya kamu sedang tidak ada waktu mantengin chart.

Tinggal tunggu kabar dari tim Market Analyst FOREXimf.com, kamu tingga cek, menurutmu valid atau tidak. Enak, to?” saya menjelaskan panjang lebar.

Matanya berbinar. “Berapa biayanya?” tanyanya.

“Kamu ini lho…. Kan tadi sudah kukatakan: GRATIS.

Kamu bisa coba dulu selama 7 hari, lalu setelah kamu buka live account, kamu bisa dapat semua layanan itu GRATIS,” jawab saya.

“Wah, kenapa aku nggak tahu dari dulu?” katanya.

“Lha, kamu selama ini ke mana saja?”

Lalu kami kembali tertawa bersama-sama.

Beberapa waktu kemudian, ada pesan di WhatsApp saya, “Dab, aku sudah pakai signal trading dari FOREXimf, dan terbukti sampai saat ini saya telah menghasilkan 1,800++ pips.

Anniversary Signal FOREXimf


Signal Trading Forex: Follower vs Independent Trader

Sinyal Forex Jitu 10:02 PM

Suatu sore, ketika saya tengah tenggelam dalam keasyikan melakukan backtesting sebuah sistem trading yang katanya bisa menghasilkan signal t...

Salah satu metode analisa dalam trading forex adalah analisa teknikal dan charting alias analisa teknikal yang memanfaatkan grafik pergerakan harga (price chart/chart) yang merupakan salah satu metode analisa teknikal paling populer.

Para chartist mempergunakan chart untuk kemudian memanfaatkannya untuk memproduksi signal trading akurat. Atau, setidaknya diharapkan untuk menjadi akurat, atau mendekati akurat.

Permasalahan yang sering dijumpai kemudian biasanya adalah kemunculan false signal, atau sinyal palsu alias salah. Sinyal palsu semacam ini biasa muncul dari indikator teknikal, baik itu yang standar maupun yang custom.

Jika false signal terlalu sering muncul, cukup sering seorang trader merasa tertipu oleh indikator teknikal yang ia pergunakan, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk tidak lagi mempergunakan indikator teknikal tersebut.

Tidak bisa dipungkiri bahwa memang indikator teknikal tidak mungkin bisa sempurna, dalam arti selalu benar.

Lebih jauh lagi, trader yang mempergunakan indikator tersebut pun adalah manusia biasa yang bisa jadi salah menginterpretasikan kondisi indikator teknikal saat ia akan membuka posisi.

Jadi, memang bisa jadi indikator teknikalnya yang kurang berkualitas, bisa pula ada faktor human error, di mana interpretasi seorang trader berbeda dengan apa yang terjadi sesungguhnya.

Dalam tulisan ini, kita akan membatasi pembahasan pada menghindari false signal pada indikator teknikal standar yang ada di MetaTrader.

Kalau kita mau membahas semua indikator custom yang beredar di dunia trading forex, saya khawatir itu akan membutuhkan waktu setidaknya dua periode jabatan presiden RI.

Pahami apa itu indikator teknikal

Berdasarkan definisi MetaTrader, indikator teknikal adalah “manipulasi matematis” atas harga dan/atau volume yang bertujuan untuk memperkirakan pergerakan harga di masa datang.

Keputusan trading mengenai bagaimana dan kapan waktunya untuk membuka atau menutup posisi bisa dibuat berdasarkan sinyal-sinyal dari indikator teknikal.

Menurut fungsinya, indikator teknikal bisa dibagi ke dalam dua kelompok:

  • Indikator trend
  • Indikator osilator

Indikator trend membantu kita untuk mengamati arah harga dan mendeteksi perubahan arah secara langsung ataupun dengan jeda waktu tertentu. Sedangkan osilator memungkinkan kita mencari “momentum pembalikan” arah.

Perhatikan kata manipulasi matematis dalam definisi indikator teknikal di atas. Artinya, indikator teknikal sebenarnya adalah “produk” dari pergerakan harga yang telah terjadi, di mana ia mengolah data yang ada dan kemudian dengan algoritma tertentu ia akan memberikan signal yang kemudian di interpretasi sebagai sinyal jual atau beli dalam trading forex.

Dengan demikian, permasalahannya kemudian adalah interpretasi dari penggunan indikator tersebut, yaitu trader.

Kesalahan dalam membaca indikator teknikal

Indikator teknikal tidak hanya memanfaatkan data pergerakan harga yang telah terjadi, tetapi juga pergerakan harga yang sedang terjadi.

Itulah mengapa – kalau Anda perhatikan – indikator teknikal senantiasa bergerak atau berubah (naik-turun, muncul-hilang, atau berubah warna) mengikuti pergerakan harga terkini.

Ambil contoh, Parabolic SAR.

Anda akan sering menemukan titik SAR muncul di bawah bar/candlestick, tetapi kemudian titik tersebut hilang dan berpindah tempat ke atas bar/candlestick yang Anda amati.

Itu karena sebelumnya (berdasarkan algoritma pemrogramannya) titik SAR memang semestinya berada di bawah bar/candlestick, tetapi karena harga terus berubah dan membuat perhitungan SAR-nya pun berubah, maka titik SAR kemudian “berpindah tempat”.

Intinya, indikator teknikal bisa berubah sesuai dengan kondisi market.

Contoh kasus Parabolic SAR di atas hanya salah satu contoh saja. Mungkin Anda sering mendengar ada rekan trader Anda yang berceloteh, “Wah, stochastic-nya nipu! Tadi udah crossing naik, eh dia turun lagi!”

Sebenarnya, saudara-saudara, stochastic tidak menipu. Kitalah yang sering salah menginterpretasi kondisi stochastic. Bahwa sinyal dari stochastic bisa gagal, ya. Tetapi dia tidak menipu.

Tunggu Konfirmasi Closing Bar/Candlestick

Untuk menghindari salah paham atau salah interpretasi yang melahirkan false signal, Anda perlu menunggu sampai sinyal yang muncul dari indikator teknikal itu betul-betul terkonfirmasi.

Di atas sudah saya jelaskan bahwa indikator teknikal bisa berubah mengikuti perkembangan harga terkini, maka kuncinya adalah Anda harus menunggu hingga bar/candlestick yang Anda pergunakan betul-betul sudah komplit.

Maksudnya bagaimana?

Komplit di sini maksudnya adalah sudah closed.

Mari kembali ke tuduhan stochastic menipu tadi.

Contohnya, jika Anda mempergunakan candlestick time frame H1, maka untuk mengonfirmasi sinyal dari stochastic pastikan umur candlestick-nya sudah satu jam. Tunggu hingga candlestick tersebut closed, persis satu jam.

Sinyal yang diberikan oleh stochastic (buy atau sell) akan lebih confirmed jika candlestick-nya sudah betul-betul closed.

Pergunakan Beberapa Indikator

Cara lain untuk meminimalisir false signal adalah dengan mengombinasikan beberapa indikator teknikal. Cara ini cukup banyak dipergunakan oleh trader-trader berpengalaman. Kombinasi beberapa indikator inilah yang kemudian biasa disebut sebagai strategi trading.

Dengan mempergunakan beberapa indikator teknikal, Anda akan bisa melihat sudut pandang lain. Misalnya Anda memadukan Moving Average (MA) dengan stochastic.

Ketika stochastic memperlihatkan sinyal buy tetapi  MA justru mengarah ke bawah, Anda bisa berhati-hati karena sinyal buy yang muncul mungkin tidak terlalu kuat, atau mungkin false, karena melawan trend yang sedang terjadi.

Tetapi ingat, sebaiknya tidak mempergunakan terlalu banyak indikator untuk menghindari kebingungan. Disarankan untuk mempergunakan maksimal tiga indikator berbeda dalam satu chart.

Selamat mencoba.

Anniversary Signal FOREXimf


Loss Gara-Gara Salah Signal Trading? (Ini Alasannya)

Sinyal Forex Jitu 5:47 AM

Salah satu metode analisa dalam trading forex adalah analisa teknikal dan charting alias analisa teknikal yang memanfaatkan grafik pergerak...

Risalah pertemuan kebijakan moneter dari bank sentral AS Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menjadi fokus minggu ini dan investor terus memantau dampak dari kebijakan pelonggaran bank sentral yang dilakukan baru-baru ini dengan latar belakang ketidakpastian perdagangan dan juga perlambatan pertumbuhan global.

Berita utama perdagangan terus mengguncang pasar dengan kesaksian Powell mengalihkan sebagian perhatian. Selanjutknya tetap menjadi sorotan, dengan angka perumahan AS, dan data Zona Euro juga menjadi sorotan di sini untuk sepekan mendatang. Berikut adalah ulasan untuk pekan ini :

US Building Permits : Selasa, 20:30 WIB. Sektor perumahan AS telah pulih dari posisi terendah dengan izin bangunan memperpanjang kenaikannya menjadi 1,39 juta unit untuk tahunan pada bulan September. Perumahan Baru mencapai 1,26 juta. Data serupa diperkirakan sekarang. Jika kedua angka naik, greenback bisa mengikuti, dan begitupun sebaliknya. Namun, kemungkinan kedua data bergerak ke arah yang berlawanan – saling mengimbangi.

Ringkasan Rapat Pertemuan FOMC: Kamis, 02:00 WIB. Federal Reserve merilis risalah dari pertemuannya pada akhir Oktober. Dalam keputusan itu, The Fed memangkas suku bunga tetapi mengisyaratkan jeda – setidaknya untuk saat ini. Hasil ini akan memberikan pandangan lebih dekat dan membantu pasar menilai langkah selanjutnya pada tahun 2020. Pemikiran The Fed tentang hubungan perdagangan, inflasi, dan pekerjaan akan menjadi sorotan.

Risalah Pertemuan ECB: Kamis, 19:30 WIB. Pertemuan terakhir yang dipimpin oleh Mario Draghi sebagai Presiden Bank Sentral Eropa menghasilkan semua tentang mempertahankan warisannya dan terutama perubahan kebijakan terakhir pada bulan November. Lembaga yang berbasis di Frankfurt ini memangkas suku bunga dan mengumumkan memulai kembali skema pembelian obligasi. Euro berpotensi bergerak jika ada perkembangan baru dari ECB mengingat saat ini tengah di pimpin oleh Christine Lagarde.

US Existing Home Sales: Kamis, 22:00 WIB. Penjualan rumah yang ada, atau bekas, telah stabil dan berdiri di 5,38 juta unit tahunan pada bulan September. Angka untuk Oktober mungkin menunjukkan kenaikan. Sektor perumahan berkorelasi baik dengan aktivitas ekonomi yang lebih luas.

IMP Zona Euro: Jumat, 15:15 WIB untuk Perancis, 15:30 WIB untuk Jerman, dan 16:00 WIB untuk seluruh Zona Euro. Perancis mengalami pertumbuhan moderat – dengan Indeks Pembelian Manajer mencatatkan di atas 50. Namun, sektor manufaktur Jerman mengalami kemerosotan langsung – di wilayah kontraksi – yang telah menyeret ekonomi ke dalam resesi. IMP manufaktur Jerman adalah angka yang paling penting, dan kenaikan dari skor 42.1 yang suram diperlukan. IMP manufaktur Zona Euro berdiri di 45,9 poin pada Oktober dan jasa di 52,2. Angka-angka awal untuk November ini dapat berdampak tidak hanya pada euro – tetapi semua pasar – karena mereka mengindikasikan kecenderungan dalam pertumbuhan global.

ANALISA TEKNIKAL

GBPUSD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area resistance 1.30127. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.30703 – 1.31059.

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.30127, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.28907.

EUR/USD

Pergerakan EURUSD minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga berada dalam fase koreksi. Jika ada peluang sell dikisaran 1.10822 maka berpeluang harga bergerak turun dengan target harga hingga kisaran 1.10329 – 1.09889.

Waspadai jika resistance dikisaran 1.10822 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 1.11315 – 1.11755.

AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat membidik di sekitar area fibonacci. Jika ada peluang sell dikisaran 0.68300 – 0.68675 maka berpeluang harga bergerak turun dengan target harga hingga kisaran 0.68069 – 0.67695.

Waspadai jika resistance dikisaran 0.68675 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 0.68906 – 0.69280.

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga berada dalam fase koreksi. Jika ada peluang sell dikisaran 0.64108 maka berpeluang harga bergerak turun dengan target harga hingga kisaran 0.63769 – 0.63221.

Waspadai jika resistance dikisaran 0.64108 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 0.64317 – 0.64656.

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish dimana saat ini sedang menguji area resistance 108.875. Jika resistance 108.875 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 109.109 – 109.487.

Waspadai jika harga turun ke bawah support 108.498, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 108.264 – 107.886.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga berada dalam fase koreksi. Jika ada peluang sell dikisaran 0.99116 – 0.99372 maka berpeluang harga bergerak turun dengan target harga hingga kisaran 0.98957 – 0.98700.

Waspadai jika resistance dikisaran 0.99372 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 0.99531 – 0.99788.

EMAS

Pergerakan XAUUSD minggu ini menunjukkan bias bearish, dari grafik H4 terlihat harga mendekati area support 1445.55. Peluang sell juga bisa diambil jika support dikisaran 1445.55 pecah dengan potensi harga turun lebih lanjut hingga kisaran 1428.93 – 1418.65

Sebagai skenario alternatif, jika ada peluang sell dikisaran 1480.76 bisa diambil dengan target harga turun hingga kisaran 1462.17 – 1445.55.

Waspadai jika resistance dikisaran 1480.76 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi bullish dan mendorong harga lebih lanjut hingga area 1499.35 – 1515.97.

Anda ingin berita fundamental dan analisa real time yang lebih tajam dan telah terbukti menghasilkan 18.000 pips dalam 1 tahun ini? Daftarkan diri Anda sekarang juga, dan dapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant disini.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

Anniversary Signal FOREXimf


Analisa Forex Mingguan : 18 – 22 November 2019

Sinyal Forex Jitu 9:27 AM

Risalah pertemuan kebijakan moneter dari bank sentral AS Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menjadi fokus minggu ini dan inve...

Powered by Blogger.

Dapatkan Ebook PREMIUM
“Belajar Trading Untuk Pemula”
Secara GRATIS!!!




Like FB kami untuk bergabung dengan komunitas forex dan mendapatkan informasi terupdate mengenai kondisi pasar di: https://www.facebook.com/BelajarTradingUntukPemula/

Popular Posts